Thursday, 29 December 2011

Makanan yang Mempermudah Tidur

Sulit tidur menjadi salah satu masalah yang dialami pekerja saat ini. Bila tak segera diatasi, sulit tidur akan menyebabkan kelelahan dan menimbulkan mood yang tidak bagus untuk bekerja. Sejumlah ahli percaya bahwa sulit tidur disebabkan beberapa faktor, salah satunya makanan. Berikut ini beberapa makanan yang dipercaya dapat mempermudah tidur bila dikonsumsi sebelum tidur.

Minum susu atau yoghurt
Dua jenis minuman ini dipercaya dapat mengurangi tingkat stres dan melonggarkan saraf yang tegang.

Makan pisang
Buah ini merupakan penyuplai potasium dan magnesium yang sangat berguna untuk mendapatkan kualitas tidur terbaik. Dua kandungan zat yang terdapat dalam pisang membantu merilekskan otot tubuh.

Minum teh chamomile
Meski digolongkan sebagai minuman berkafein, para ahli memiliki pendapat lain. Sebuah penelitian mengungkapkan, teh chamomile, termasuk teh hijau, merupakan minuman penyuplai zat theanin yang membantu membuat tidur nyenyak.

Kacang almond, cake manis, dan makanan mengandung gula
Untuk beberapa orang yang kesulitan tidur, lupakan dulu diet Anda. Sebab, mengkonsumsi karbohidrat pada malam hari ternyata sangat membantu Anda agar mengantuk dan tertidur. Namun makanan jenis ini sebaiknya tak perlu dikonsumsi setiap malam.

Sumber : koran tempo/ COOL HEALTH TIPS | CHETA NILAWATY

Tutorial: Periksa Bad Block/Bad Sector di Harddisk

Salah satu bentuk gangguan “kesehatan” media simpan harddisk adalah terjadinya bad sector atau bad block. Jika bad block terjadi di tengah cluster (sekumpulan sector) tempat menyimpan suatu data, maka pada kebanyakan kasus komputer akan menjadi hang ketika pengguna mengakses data tersebut.
Low-level formating dapat dilakukan untuk mengupayakan perbaikan terhadap bad block, terutama jika bersifat logikal, bukan yang bersifat fisikal. Namun, sebelumnya kita perlu yakin bahwa keberadaan bad block adalah tersangka utamanya. Jika kamu menggunakan sistem operasi Windows, untuk melakukan pemeriksaan, kami ajukan alternatif software bernama Windows Surface Scanner yang dirilis oleh DTI data.

Langkah-langkahnya penggunaannya adalah sebagai berikut:
  1. Jika media simpan yang akan kamu periksa bersifat eksternal (misalnya HDD eksternal), hubungkan dulu ke komputer, setelah itu barulah jalankan Windows Surface Scanner.
  2. Kaitkan dulu media simpan yang hendak diperiksa dengan klik tombol Mount.
  3. Sorot (klik untuk memilih) nama media simpan target pada kotak Physical Media List.
  4. Klik tombol Scan untuk memulai pemeriksaan. Tunggu sampai prosesnya selesai.
  5. Periksa dan cermati keberadaan bad block pada kotak Bad Block List. 
Semoga artikel ini bermanfaat.


Sumber : www.tabloidpcplus.com (Vincent Bayu Tapa Brata)

Kelola Partisi Harddisk dengan Partition Assistant

Sistem operasi Windows memang menyertakan fasilitas pengelolaan partisi harddisk, misalnya di Windows XP lewat klik kanan My Computer dan pilih Manage lalu buka bagian Disk Management.

Namun, kemampuan fasilitas ini sangat terbatas, hanya mampu menghapus dan membentuk partisi. Kemampuan lain semacam mengubah ukuran partisi (untuk membentuk partisi baru), menyalin partisi, menggeser partisi, dan lainnya tidak ada.

Salah satu alternatifnya, kita dapat menggunakan aplikasi gratisan bernama Partition Assistant. Berikut ini contoh cara penggunaannya:



  1. Jalankan Partition Assistant. Kita dapat melihat beberapa kemampuan aplikasi ini dengan klik kanan pada sebuah partisi. Kemampuan itu adalah: mengubah ukuran partisi, menyalin partisi, menghapus partisi, memformat partisi (dengan file system FAT32 atau NTFS), memberikan label (nama pengenal) pada partisi, menghapus harddisk (seluruh partisi), mengubah huruf drive partisi, menyembunyikan partisi (jika berisi data-data rahasia), mengeset aktif (untuk partisi sistem operasi), serta mengecek keberadaan bad sector. 
  2. Contoh pada artikel ini adalah cara mengubah ukuran partisi untuk membentuk partisi baru. Klik partisi target (pada bagian Disks). Di bawahnya (pada bagian Move and Resize), klik-tahan pada ikon lingkaran di ujung partisi dan geser. 
  3. Secara otomatis, di bagian Disks akan tampil partisi baru berlabel Unallocated yang ukurannya sama dengan ruang kosong hasil pengubahan ukuran partisi target. 
  4. Klik kanan pada partisi baru berlabel Unallocated lalu pilih Create. 
  5. Pada kotak dialog Create Partition, ketik nama pengenal (label) partisi baru di bagianPartition Label. Pilih file system untuk memformat partisi baru di bagian File System. Jika sudah selesai, klik tombol OK.
  6. Klik tombol Apply di bagian atas layar (ribbon menu) untuk menerapkan penyuntingan partisi.
  7. Kita juga dapat mengecek keberadaan bad sector pada partisi target lewat menu Disk >Surface Test atau lewat klik kanan partisi target lalu pilih Check Partition.
  8. Klik tombol Start di kotak dialog Disk Surface Test untuk memulai proses pengecekan bad sector. Tunggu sampai proses tersebut selesai. 

Semoga artikel ini bermanfaat.
Sumber : www.tabloidpcplus.com (Vincent Bayu Tapa Brata)